Langsung ke konten utama

Jokowi Menghadiri Deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel di De Tjolomaadu

CaPres Joko Widodo Menghadiri Deklrasi Sedulur Kayu dan Mebel untuk Jokowi di De Tjolomadu Convention Hall
  

Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Deklarasi Sedulur Kayu dan Mebel untuk Jokowi di De Tjolomadoe Convention Hall, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (3/2/2019).
Dari pantauan TribunSolo.com, capres yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin itu tiba di ruangan yang sudah dipenuhi ribuan orang dan sejumlah tokoh nasional, pukul 12.00 WIB.

Sebelum duduk di bagian depan didampingi istrinya, Iriana Jokowi, pria yang saat ini menjadi Presiden RI tersebut menyapa satu per satu pendukungnya.
Jokowi yang mengenakan kemeja andalannya putih lengan panjang itu, tampak beberapa kali melemparkan senyum dan melambaikan tangan.
Bahkan banyak pendukung berebut berswa foto saat Jokowi mendekati pendukungnya di tribun atas.

Acara deklarasi ini digelar oleh pelaku usaha dan permebelan.
Pelaku Usaha Kayu dan Mebel Bentuk Sedulur Sekabel Jokowi
Diberitakan sebelumnya, pelaku usaha kayu dan mebel di Solo Raya membentuk organisasi relawan yang diberi nama Sedulur Kayu & Mebel (Sekabel) Jokowi.
Relawan Sekabel Jokowi ini telah memberikan dukungan sejak pemilu 2014.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Tiba di Acara Deklarasi Sedulur Mebel di Karanganyar, Pendukung Langsung Berebut Swafoto, 

“Kita ada sejak lama sebelum pilpres tahun 2014 waktu polpres dulu," kata Setyo.

"Namun baru kali ini membaur, tapi kami tidak membawa nama asosiasi," lanjutnya.

Sementara itu, Sekjen Sekabel Jokowi, Hari Basuki juga mengatakan bahwa pengusaha kayu dan mebel mendukung Jokowi karena kompeten, berintegeritas, punya rekam jejak bagus, bersih serta anti korupsi.
Sedulur Sekabel Jokowi ini juga kerap melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, antara lain pengobatan gratis dan penghijauan.

"Di awal Januari 2019 lalu kami mengadakan pengobatan gratis untuk warga Serenan Juwiring, Klaten," katanya.

Pihaknya juga mengadakan penanaman pohon di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo pada akhir Desember 2018.

"Kegiatan sosial ini nantinya akan terus dilakukan usai pemilu," katanya.  (*) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Deni Damara_A310160141 PENDIDIKAN KARAKTER Selama ini, pendidikan informal terutama dalam lingkungan keluarga belum memberikan kontribusi berarti dalam mendukung pencapaian kompetensi dan pembentukan karakter peserta didik. Kesibukan dan aktivitas kerja orang tua yang relatif tinggi, kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak di lingkungan keluarga, pengaruh pergaulan di lingkungan sekitar, dan pengaruh media elektronik ditengarai bisa berpengaruh negatif terhadap perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter terpadu, yaitu memadukan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan informal lingkungan keluarga dengan pendidikan formal di sekolah. Dalam hal ini, waktu belajar peserta didik di sekolah perlu dioptimalkan agar peningkatan mutu hasil belajar dapat dicapai, terutama dalam pembentukan karakter peserta didik. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2...
Hari-hari Omong Harmoko (1994-sekarang) Pada tahun 1994, departemen penerangan membredel majalah tempo, majalah editor, dan tabloid detik. Hal ini juga bersamaan dengan dipenjaranya Eko Maryadi dan tiga temannya yang kala itu berprofesi sebagai wartawan. mereka di penjarakan selama 3 tahun dikarenakan menerbitkan majalah editor, dan tabloid detik. Eko Maryadi juga merupakan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang didirikan pada Agustus 1994. Eko dan tiga temannya tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak wartawan yang menolak diadakannya pembredelan yang menutup pledoisnya dengan kalimat perkedel buah kedondong, jangan main bredel dong. Bondan Winarno yang saat ini berprofesi sebagai pembawa acara program kuliner di televisi pada tahun 1997 juga merupakan salah satu wartawan yang membongkar sebuah skandal penipuan sebuah tambang emas asal kanada Bri-X di Busang, Kalimantan Timur. pemerintah membredel majalah tempo yang disebabkan karena majalah tempo memberitakan kasu...